Headlines News :

Leny adalah penulis informasi terbaru. Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Resep : Cara Membuat Sari Buah Pisang

Written By Leni Nurainal Mardiah on Senin, 03 Desember 2012 | 03.20

Resep : Cara Membuat Sari Buah Pisang
Buah-buahan dapat dikelompokkan ke dalam tiga golongan yaitu :
1. Buah-buahan keras, seperti nenas , salak, dan lain-lain
2. Buah-buahan lunak dengan kulit ulet / liat seperti jeruk, belimbing dan lain-lain
3. Buah-buahan yang banyak mengandung pati (karbohidrat ), seperti pisang

Ketiga golongan buah-buahan tersebut memiliki kadar gula yang berbeda. Pada kadar yang tinggi gula dapat bersifat bacterial (pembunuh bakteri), sedangkan pada kadar yang rendah gula dapat bersifat bacteriastatic ( menahan pertumbuhan bakteri). Namun demikian,bagi buah-buhan yang banyak mengandung gula, kontaminasi dengan mikroorganisme dapat menyebabkan gula tersebut terkonversi manjadi alcohol. Adanya konversi gula ini menyebabkan sumber karbon bagi pertumbuhan mikroorganisme menjadi berkurang, sehingga mikroorganisme tersebut tidak mampu untuk berkembang lagi. Disamping itu akibat terkonversinya gula ini juga menyebabkan pH menjadi rendah.

Rendahnya pH ini merupakan salah satu factor penghambat bagi pertumbuhan mikroorganisme. Berdasarkan prinsif-prinsif ini, maka pembuatan anggur sari buah merupakan salah satu cara dalam mengawetkan sari buah tersebut.

A. Alat dan bahan
1. Alat
- Pisau stenles
- Blender / penghancur buah
- Saringan
- Timbangan
- Gelas ukur
- Baskom
- Panci
- Kompor

2. Bahan
- Buah –buahan 1 kg
- Toge 200 gr
- Gula pasir 500-1000 gr
- Air matang secukupnya
- Ragi roti 7,5 gr
- Larutan (Natrium Metabisulpi) sebagai larutan penyeteril

B. Cara Kerja
1. Sterilkan semua alat yang akan digunakan dengan menggunakan larutan penyeteril
2. Irislah pisang menjadi potonga-potongan kecil kemudian rebus. Merebus pisang tidak perlu sampai mendidih untuk menjaga agar kandungan gula dalam pisang tidak berkurang.
3. Hancurkan rebusan pisang hingga hancur merata
4. Letakan hancuran buah pisang didalam baskom yang sebelumnya sudah dilapisi kain saringan.
5. Lipat kain pemeras menurut arah diagonalnya, agar hancuran buah tidak tertumpah, kemudian peraslah hancuran buah tersebut dari saringan sari buah yang diperoleh.
6. Keluarkan ampas pisang dan cuci serta sterilkan kembali kainya
7. Didihkan air sebanyak 1 liter, kemudian masukan toge yang telah dibersihkan selama 15 menit
8. Setelah 15 menit, angkat toge tersebut dan hancurkan.
9. Lakukan hal yang sama seperti pada no. 4 dan 5
10. Campurkan sari buah pisang dan sari toge, kemudian masukan gula pasir yang telah dilarutkan dalam air matang hingga volumenya mencapai 7-8 liter.
11. Panaskan campuran di atas pada suhu 70-75 0 C selama 30 menit. Lakukan pemanasan ini sebanyak 3 atau 4 kali.
12. Dinginkan campuran yang telah dipanaskan hingga suhunya mencapai 30oC
13. Masukan campuran yang telah didinginkan tersebut ke dalam botol yang steril, kemudian tambahkan ragi. Tutup tersebut dengan prop gabus dan lapisi prop gabus tersebut dengan lapisan lilin atau tutup dengan plastic yang kemudian diikat dengan karet.
Kemudian simpanlah selama 7-14 hari. Semakin lama penyimpanan kualitas sari buah akan semakin baik.
Resep : Cara Membuat Sari Buah Pisang
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Resep : Cara Membuat Tape

Resep : Cara Membuat Tape
Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumi oleh mayarakat Indoneia, proses pembuatan tape melibatkan proses fermentasi yang dilakukan oleh jamur Sacharomices cerivisiae, jamur ini memiliki kemampuan dalam mengubah karbohidrat ( fruktosa dan glukosa ) menjadi alkohol dan karbondioksida. Selain Sacharomices cerivisiae, dalam proses pembuatan tape ini terlibat pula mikroorganisme lainnya, yaitu Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fubiligera, kedua mikroorganisme ini turut membantu dalam mengubah pati menjadi gula sederhana ( glukosa ).

A. Alat dan bahan
1. Alat :
- langseng
- baskom
- tampah
- cukil kayu
- kipas
- pipiti
- dandang

2. Bahan :
- beras ketan / singkong
- ragi tape
- daun pisang / kantong plastik, toples

B. Cara kerja
1. cuci bersih semua peralatan yang akan digunakan
2. Bersihkan beras dari kotoran yang ada
3. cucilah beras ketan dengan air yang bersih, kemudian tiriskan.
4. Rendamlah beras ketan yang telah dicuci selama 12-18 jam dengan menggunakan air dingin.
5. Setelah direndam, angkat beras tersebut kemudian bilas tapi hati-hati jangan sampai ancur.
6. Tiriskan beras ketan yang telah dibilas, kemudian kukus hingga matang.
7. Angkat beras ketan yang telah matang dan letakan dalam tanpah, kemudian dinginkan dengan cara mengipas-ngipasnya.
8. Setelah dingin, campurkan ragi yang telah dihaluskan dan aduk hingga merata.
9. Bungkuslah ketan yang telah dicampur ragi dengan daun pisang atau masukan ke dalam kantong plastik atau keler.
10. Simpan di tempat yang aman selama 3-4 hari.

Catatan :

1. Banyaknya ragi yang digunakan disesuaikan dengan jumlah beras ketannya. Jumlah yang terlalu banyak akan mempercepat proses fermentasi dan menyebabkan tape yang terbentuk terasa pengar, sedangkan jumlah ragi yang terlalu sedikit dapat menyebabkan tape yang terbentuk tidak manis dan terasa keras.
2. Takaran ragi yang tepat hingga menghasilkan tape yang baik biasanya diperoleh berdasarkan pengalaman.
3. Kualitas tape yang baik turut ditentukan pula oleh jenis ragi yang digubakan dan asal ragi tersebut.


Resep : Cara Membuat Tape

Resep : Cara Membuat Tape

Resep : Cara Membuat Tape

Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Resep : Cara Membuat Tahu

Resep : Cara Membuat Tahu
Tahu merupakan makanan tradisional yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan.

Kandungan giji tahu :
- 1/8 bagian protein
- 1/1000 bagian karbohidrat
- 1/5 bagian emak
- ¾ bagian air

Ada beberapa tahapan cara pembuatan tahu yaitu :

1. Perendaman kedelai
Kedelai diseleksi terebih dahulu kemudian direndam dalam air bersih selama 1 malam ( 1 kg kedelai 3 liter air)

2. Penggilingan / penghancuran kedelai
- setelah kedelai direndam kemudian giling dengan gilingan batu untuk di pabrik atau dengan blender untuk polume kecil.
- pada saat penghancuran kedelai diberi air sedikit-sedikit.
- kedelai dihancurkan sampai halus sekali.

3. Penggodogan bubur kedelai
- Bebelum bubur kedelai digodog, terlebih dahulu tambahkan air panas (1 kg kedelai 10 liter air).
- Pada saat menggodog, apinya harus besar, jaga busa jangan samp[ai melimpah.
- Agar busa tidak melimpah aduklah dengan pengaduk atau disiram dengan air panas.
- Bila busanya sudah turun langsung diangkat.

4. Pengendapan tahu
a. Saring bubur kedeai dalam keadaan panas.
b. Penyaringan dilakukan 2-3 kali, penambahan air jangan lebih dari 2 liter
c. Untuk penambahan air gunakan air panas.
d. Tambahkan bahan pengendap tahu yaitu cuka, bibit tahu.
e. Kemudian aduk secara perlahan dan pemberian cuka atau bibit pun secara perlahan.

5. Pencetakan tahu
a. Endapan tahu yang berupa butiran, kemudian masukan dalam kotak kayu yang tingginya 5 cm dan lebar serta panjangnya masing-masing 50 cm tetapi sebelumnya sudah dihamparkan kain saring.
b. kemudian sisa kain saring ditutupkan diatas endapan tahu sehingga seperti terbungkus di atasnya lagi diletakakan anyaman bambu. Setelah airnya keluar dan sudah mengeras baru potong-potong dengan ukukran tergantung selera.

Resep : Cara Membuat Tahu

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Resep : Cara Membuat Ragi Tempe

Resep : Cara Membuat Ragi Tempe
Ragi tempe merupakan bibit yang dipergunakan untuk pembuatan ragi tempe. Oleh karena itu sering pula disebut sebagai starter tempe mengandung jamur Rhizopus sp. yang dikenal pula sebagai jamur tempe. Secara tradisional, jamur untuk starter pembuatan tempe biasanya diambil dari daun pisang bekas pembungkus tempe pada waktu pembuatan atau daun aru jati yang dikenal dengan sebutan “usar”.

Namun demikian, penggunaan daun pisang atau usar ini sangat terbatas dan hanya untuk produksi kecil-kecilan. Untuk produksi yang lebih besar, starter tempe dibuat dengan memperbanyak jamur tempe (Rhizopus sp.) pada media tertentu. Selanjutnya, spora yang dihasilkan diawetkan dalam keadaan kering bersama medium tempat tumbuh jamur tempe tersebut. Dengan teknik seperti kualitas tempe yang diproduksi akan terjamin, karena dosis penggunaan satarter dapat diatur.

A. ALAT DAN BAHAN

1. ALAT
a. Kukusan atau langseng
b. Tampah bambu
c. Pengaduk kayu
d. Lembaran plastik atau daun pisang
e. Alat penumbuk atau gilingan
f. Ayakan tepung
g. Wajan untuk menggoreng nenas
h. Kantong plastik

2. BAHAN
a. Beras sebanyak 300 gram
b. Tepung tempe 3 gram atau sebanyak 1 % dari jumlah beras yang digunakan
c. Tepung beras yang telah digoreng sangan

C. CARA KERJA
1. Beras dicuci sampai bersih, kemudian ditanak hingga menjadi nasi dan didinginkan.
2. Pada nasi tersebut kemudian ditaburkan tepung tempe sebanyak 1 % dari berat beras yang digunakandan diaduk sampai merata.
3. Simpan nasi yang telah ditaburi bubuk tempe di atas tampah bambu yang bersih dan diatasnya ditutupi dengan lembaran plastik atau daun pisang.
4. Simpan tampah yang berisi nasi tadi ditempat pemeraman yang bersih hingga yang bersih hingga seluruh nasi ditumbuhi dengan jamur tempe. Jamur tempe yang telah menghasilkan spora akan tampak berwarna hitam. Tutup plastik atau daun pisang sewaktu - waktu harus dibuka.
5. Jemurlah nasi yang telah ditumbuhii jamur tadi di bawah terik matahari hingga kering merata.
6. Tumbuk atau giling nasi yang telah kering sampai halus dan selanjutnya diayak. Bagian yang halus dari hasil saringan ini merupakan starter tempe.
7. Encerkan starter tempe dengan tepung beras yang telah digoreng. Untuk setiap 10 gram starter tempe tambahkan 50 – 100 gram tepung beras.
8. Simpanlah starter yang telah diencerkan dalam kantung - kantung plastik.

Resep : Cara Membuat Ragi Tempe

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Resep : Cara Membuat Tempe

Resep : Cara Membuat Tempe
Tempe merupakan makanan tradisional Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Teknik pembuatan tempe ini telah diketahui sejak tahun 1900 tetapi masih sederhana. Ada beberapa jenis bahan dasar untuk pembuatan tempe, tetapi yang banyak dikenal adalah tempe yang terbuat dari kedelai. Untuk memperoleh tempe yang berkualitas baik, maka kedelai yang digunakan harus kedelai yang baik juga dan tidak tercampur dengan biji yang lainnya.

Proses pembuatan tempe pada dasarnya adalah proses penumbuhan spora jamur tempe, yaitu Rhizopus sp. pada biji kedelai. Dalam pertumbuhannya, Rhizopus sp membentuk benang-benang halus yang disebut dengan benang hifa, benang ini yang mengakibatkan biji kedelai bersatu, sehingga biji kedelai ini membentuk masa yang kompak. Masa inilah yang dinamakan tempe.

Selama masa pertumbuhan jamur Rhizopus sp. Diperkirakan banyak jenis mikroorganisme lain yang ikut tercampur, tetapi tidak menunjukan aktifitas yang nyata. Namun aktifitas pertumbuhan Rhizhopus sp yang nyata dari mikroorganisme yang mungkin turut campur ini akan terlihat setelah aktifitas sp. melampaui mas optimumnya. Hal ini dapat diketahui, terutama pada tempe yang dibiarkan atau disimpan dalam suhu kamar, yaitu dengan tercium bau amoniak. Adanya bau anomiak pada tempe menunjukkan bahwa tempe tersebut mulai mengalami pembusukan. Bau amoniak ini masih terasa sekalipun tempe telah masak, sehingga dapat menurunkan citra rasa konsumen.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tempe yaitu :
• Sanitasi lingkungan
• Kemurnian bibit (inokulum) yang akan digunakan

A. ALAT DAN BAHAN

1. Alat :
- Baskom
- Ayakan
- Kipas
- Cukil kayu
- Tampah
- Kompor
- Peralatan lain yang diperlukan.

2. Bahan :
- Kacang kedelai
- Ragi tempe atau biakan murni dari Rhizopus sp
- Kantong plastik atau daun waru atau daun pisang

B. CARA KERJA
1. Siapkan alat dan bahan
2. Cucilah tampah, ayakan, kipas dan cukil yang akan diigunakan, kemudian keringkan.
2. Bersihkan kacang kedelai dari bahan-bahan lain yang tercampur, kemudian cuci hingga bersih.
3. Rendam kacang kedelai yang telah dicuci bersih selama 12-18 jam dengan suhu air 70 derajat celcius.
4. Lepaskan kulit biji kedelai, kemudian cuci atau bilas dengan menggunakan air bersih sampai kulitnya terkelupas.
6. Kukus atau rebus biji kedelai tersebut sampai empuk.
7. Setelah biji kedelai tersebut empuk, angkat dan simpan di tampah yang telah dibersihkan, kemudian kipasi atau angin-anginkan sambil diaduk hingga terasa hangat.
8. Taburkan ragi tempe yang telah disiapkan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk supaya merata (1,5 gram ragi 2 kg kedelai).
9. Siapkan kantong plastik / daun pisang / daun waru untuk pembungkus. Bila kantong plastik yang digunakan sebagai pembungkus, berilah lubang - lubang kecil dengan menggunakan jarum pentul.
10. Masukan kedelai yang telah diberi ragi kedalam pembungkusnya, atur ketebalannya sesuai dengan selera.
11. Inkubasikan kacang kedelai ini pada suhu kamar selama 1-2 hari atau hingga seluruh permukaan kacang kedelai tertutup jamur.

Catatan :
1. Bekerja ditempat yang bersih dan tidak banyak orang akan meningkatkan kualitas tempe yang dihasilkan.
2. Usahakan selama pembuatan tempe tidak sambil berbicara / makan.

Resep : Cara Membuat Tempe

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Resep : Cara Membuat Susu Kedelai

Resep : Cara Membuat Susu Kedelai
Kedelai merupakan komoditas pangan bergizi tinggi dengan harga yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Ada beberapa produk pangan yang di hasilkan dari kedelai antara lain tempe, tahu, es krim, susu kedelai, minyak makanan, dan tepung kedelai.

Susu kedelai sering kita temui karena memang banyak penjual yang menjualnya baik melalui kios atau pedagang keliling. Pembuatannya sangat sederhana dan mudah meski biasanya jika membuat sendiri di rumah susunya akan berbau langau, tapi apabila diberi campuran susu kental manis rasanya akan berubah menjadi sangat nikmat.

1. Kandungan gizi kedelai
a. Mengandung 30-40% protein nabatidimana fungsi dari protein yaitu untuk :
- pertumbuhan badan
- mengganti sel-sel yang sudah rusak
- memperbaiki badan yang sudah aus
b. Lemak,karbohidrat yang berfungsi untuk menjaga agar suhu badan kita tetap panasnya.

2. Cara pembuatan susu kedelai

a. Alat :
- Ember
- Baskom
- Saringan
- Panci
- Sendok
- Pangaduk kayu
- Timbangan
- Botol
- Blender
- Kompor

b. Bahan :
- 200 gr kedelai
- air secukupnya (1 liter)
- kapur sirih
- gula pasir secukupnya
- essen
- garam
- 1 saset susu kental manis

c. Langkah Kerja :
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
2. Buatkan larutan air kapur
3. Rendam kedelai dalam larutan air kapur selama 2 hari 2 malam, tiap malam airnya diganti.
4. Kupas kedelai dengan diremas-remas.
5. Cuci kedelai sampai bersih.
6. Giling kedelai sampai halus.
7. Tambahkan air tiap 200 gr kedelai sebanyak 1 liter air.
8. Masak sampai mendidih.
9. Saring dengan saringan kain
10. Masak lagi sampai mendidih
11. Tambakhan susu kental manis
12. Tutup rapat-rapat
13. Kukus selama 15 menit (pasteurisasi)
14. Biarkan dingin
15. Beri label
16. Simpan di tempat yang dingin dan kering
17. Bersihkan alat-alat dan simpan di tempat semula
Resep : Cara Membuat Susu Kedelai

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Resep : Cara Membuat Saos Tomat

Written By Leni Nurainal Mardiah on Minggu, 02 Desember 2012 | 23.49

Resep : Cara Membuat Saos Tomat
Hasil olahan dari saos tomat berbentuk pasta dengan rasa dan aroma tertentu. Bahan utama saos
ini bisa satu atau beberapa jenis sayuran. Sayuran yang umumnya diolah menjadi saos
adalah tomat dan cabai.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan saos yaitu :
- Tomat harus sehat, masak dan warnanya seragam
- Penggunaan pengawet ( natrium benzoate ) tidak boleh lebih dari 0,01 % dari berat bahan
- pH saos tomat harus 4-5
- kekentalan sekitar 20-40 %

Cara pembuatan saos :
A. Alat :
- Kompor
- panci
- pisau
- talenan
- kantong bumbu
- saringan
- baskom
- botol

B. Bahan :
- Tomat
- gula
- garam
- cuka
- cabe merah
- bumbu ( marica, pala, bawang putih, kayu manis, cengkeh)

C. Langkah Kerja :
1. Siapkan alat dan bahan
2. Pilihlah tomat yang sehat dan masak
3. Tomat cuci bersih dan buang tangkainnya
4. Blansing dalam larutan asam sitrat 0,2 % selama 6 menit
5. Angkat tomat dan tiriskan kemudian hancurkan lalu saring
6. Haluskan bumbu yang akan digunakan yang terdiri dari :
- Pala ½ gr/ liter air
- Cabe merah bijinya dibuang
- Merica, bawang putih, cengkeh, kayu manis (memarkan), semua bumbu masukan dalam
kantong kain.
7. Masak tomat yang sudah disaring, tambahkan gula 25 gr, cuka 12 cc / liter air, garam 5 gr (sesuai selera)
8. Setelah saos mendidih masukan bumbu
9. Masak sampai kental
10. Setelah kental angkat masukan dalam botol keadaan panas-panas (botol harus steril)
11. Tutup botol rapat-rapat, lakukan pasteurisasi selama 15 menit
12. Bersihkan botol dari uap yang menempel
13. Bersihkan dan bereskan alat yang sudah digunakan.

Resep : Cara Membuat Saos Tomat

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Populer

 

Copyright © 2011. Leny Blogs - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger